Menulis cerita dan melukis melibatkan imajinasi dan perspektif, memunculkan beragam bentuk dan adonan warna, sehingga keduanya pun terasa saling mempengaruhi. Mungkin itu yang membuat bahasa—atau lebih sempit, kata—di dalam cerita-cerita ini terasa lebih sebagai bangunan narasi, sebuah komposisi naratif, sebagaimana komposisi visual dalam seni rupa. Tak jarang bahasa menghasilkan selaan ata…
Menulis adalah mengabadikan setiap momen yang mungkin saja dengan mudah rontok dari ingatan. Menulis berarti melestarikan. Itu yang sedang saya lakukan. Dalam cerita-cerita empuk ini Elok Teja Suminar melukiskan persoalan perempuan-perempuan Madura: keresahan dan harapan mereka yang ingin mendapat kesempatan menyampaikan pemikiran, keinginan, dan menjadi teman diskusi yang sebanding dalam setia…
Berjalan kaki tidaklah istimewa. Semua orang melakukannya. Namun pada awal 2016 sebuah mimpi tentang hamparan savana mendorongku untuk melakukannya dengan lebih jauh. Bersama hasrat untuk bunuh diri, masa lalu yang serba ungu, dan secuil harapan untuk menemukan kembali lajur-lajur yang hilang dalam hidup, kumulai langkah pertama menuju puncak Gunung Rinjani, dari Ciputat, kurang lebih 1700 kilo…
Laki-laki pengidap gangguan tidur ketindihan, Venn Nasution, dipertemukan dengan Ethile Mathias, pemuda Austria yang memfasilitasi perjalanan menulisnya selama dua bulan di Eropa. Setelah perjumpaan dengan pengagum Tentara Baltit Pakistan Utara dan backpacker kuli panggul di Paris, ketakterdugaan meletus sepanjang perjalanan; digiring polisi, ketersesatan, perlakuan rasisme, perjumpaan denga…
Buku ini tentang SI anak badai yang tumbuh ditemani suara aliran sungai, riak permukaan muara, dan deru ombak lautan. Si anak badai yang penuh tekad dan keberanian mempertahankan apa yang menjadi milik mereka,hari-hari penuh keceriaan dan petualangan seru.
Review Novel “Ayahku Bukan Pembohong” Karya Tere Liye – Ketika kita lahir, Ayah adalah orang yang paling bahagia selain Ibu. Kita seperti penghibur dan penyemangat ketika dia lelah dengan semua pekerjaannya di kantor. Ketika kita masih bayi, ayah selalu berbicara kepada kita dan ketika kami belajar berjalan ialah yang memegang tangan kita dengan sangat erat. Dia selalu berharap kita menj…